Latest Post
Showing posts with label Lokal. Show all posts
Showing posts with label Lokal. Show all posts
11:20 PM
PatiNEWS (ANTARA News) - Tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, segera melaporkan temuan surat permintaan dukungan dari Calon Presiden Prabowo yang ditujukan kepada guru di Pati kepada Panwaslu setempat.
"Kami menilai surat yang berisi permintaan dukungan dari Calon Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan kepada kalangan guru, jelas melanggar aturan kampanye karena institusi pendidikan bukan wilayah yang diperbolehkan menjadi ajang kampanye," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI Perjuangan Pati, Imam Suroso, di Pati, Rabu.
Selain berencana melaporkannya kepada Panwaslu, kata dia, tim pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Kabupaten Pati juga akan melaporkannya kepada kepolisian setempat.
Ternyata, kata dia, surat ajakan memilih salah satu pasangan tidak hanya di Jabar dan Jatim, melainkan sampai pula di Jateng.
Ia mengatakan, relawan Jokowi-JK mendapati surat tersebut diterima sejumlah guru sekolah dasar di Kabupaten Pati.
Salah satunya, yakni diterima guru di Desa Wawur, Kecamatan Gabus, Pati.
Selain sepucuk surat, kata dia, di dalam amplop yang sama juga ditemukan lembaran uang.
Untuk antisipasi terjadinya kecurangan pemilu yang diperkirakan akan semakin marak menjelang Pilpres, kata dia, Bappilu PDI Perjuangan Pati mendeklarasikan barisan relawan pemilu yang jujur, adil dan tanpa kecurangan.
Deklarasi tersebut, kata dia, digelar di aula Rumah Makan Saptorenggo Baru, Patim pada Selasa (1/7) yang dihadiri ratusan kader PDI Perjuangan dari Kabupaten Pati, Rembang, Grobogan, dan Blora. Deklarasi tersebut, lanjut dia, merupakan respons atas dugaan kecurangan yang dilakukan salah satu pasangan capres dan cawapres berupa surat ajakan mendukung yang sampai ke kalangan guru.
Relawan tersebut, kata dia, sekaligus tim tangkal dan tangkap pelaku politik uang maupun pelanggaran pemilu lainnya.
Adapun jumlah tim tangkal dan tangkap yang disiapkan, kata dia, untuk setiap kecamatan sebanyak 2.000 orang.
Harapannya, mereka bisa bertugas di masing-masing tempat pemungutan suara untuk mencegah kemungkinan terjadinya pelanggaran pemilu.
Apabila upaya menangkal terjadinya pelanggaran pemilu tidak berhasil, katanya, mereka bisa menangkap pelaku pelanggaran, termasuk pelaku politik uang untuk dibawa ke posko pemenangan Jokowi-JK.
Selanjutnya, kata dia, mereka akan diserahkan kepada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang khusus menangani pelanggaran pemilu.
Usai dideklarasikan, para relawan mendapat pembekalan yang diberikan petugas partai dari DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
"Dengan adanya pembekalan tersebut, diharapkan relawan dapat bertindak tepat dan cepat mencegah kecurangan pemilu yang terjadi di tengah di masyarakat hingga penghitungan surat suara Pilpres nanti," ujarnya.
Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa serta Jokowi-Jusuf Kalla. (AN/H015)
Para Guru Di Pati Terima Surat Prabowo
Written By Unknown on Thursday, July 3, 2014 | 11:20 PM
| koleksi merdeka.com |
PatiNEWS (ANTARA News) - Tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, segera melaporkan temuan surat permintaan dukungan dari Calon Presiden Prabowo yang ditujukan kepada guru di Pati kepada Panwaslu setempat.
"Kami menilai surat yang berisi permintaan dukungan dari Calon Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan kepada kalangan guru, jelas melanggar aturan kampanye karena institusi pendidikan bukan wilayah yang diperbolehkan menjadi ajang kampanye," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI Perjuangan Pati, Imam Suroso, di Pati, Rabu.
Selain berencana melaporkannya kepada Panwaslu, kata dia, tim pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Kabupaten Pati juga akan melaporkannya kepada kepolisian setempat.
Ternyata, kata dia, surat ajakan memilih salah satu pasangan tidak hanya di Jabar dan Jatim, melainkan sampai pula di Jateng.
Ia mengatakan, relawan Jokowi-JK mendapati surat tersebut diterima sejumlah guru sekolah dasar di Kabupaten Pati.
Salah satunya, yakni diterima guru di Desa Wawur, Kecamatan Gabus, Pati.
Selain sepucuk surat, kata dia, di dalam amplop yang sama juga ditemukan lembaran uang.
Untuk antisipasi terjadinya kecurangan pemilu yang diperkirakan akan semakin marak menjelang Pilpres, kata dia, Bappilu PDI Perjuangan Pati mendeklarasikan barisan relawan pemilu yang jujur, adil dan tanpa kecurangan.
Deklarasi tersebut, kata dia, digelar di aula Rumah Makan Saptorenggo Baru, Patim pada Selasa (1/7) yang dihadiri ratusan kader PDI Perjuangan dari Kabupaten Pati, Rembang, Grobogan, dan Blora. Deklarasi tersebut, lanjut dia, merupakan respons atas dugaan kecurangan yang dilakukan salah satu pasangan capres dan cawapres berupa surat ajakan mendukung yang sampai ke kalangan guru.
Relawan tersebut, kata dia, sekaligus tim tangkal dan tangkap pelaku politik uang maupun pelanggaran pemilu lainnya.
Adapun jumlah tim tangkal dan tangkap yang disiapkan, kata dia, untuk setiap kecamatan sebanyak 2.000 orang.
Harapannya, mereka bisa bertugas di masing-masing tempat pemungutan suara untuk mencegah kemungkinan terjadinya pelanggaran pemilu.
Apabila upaya menangkal terjadinya pelanggaran pemilu tidak berhasil, katanya, mereka bisa menangkap pelaku pelanggaran, termasuk pelaku politik uang untuk dibawa ke posko pemenangan Jokowi-JK.
Selanjutnya, kata dia, mereka akan diserahkan kepada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang khusus menangani pelanggaran pemilu.
Usai dideklarasikan, para relawan mendapat pembekalan yang diberikan petugas partai dari DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
"Dengan adanya pembekalan tersebut, diharapkan relawan dapat bertindak tepat dan cepat mencegah kecurangan pemilu yang terjadi di tengah di masyarakat hingga penghitungan surat suara Pilpres nanti," ujarnya.
Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa serta Jokowi-Jusuf Kalla. (AN/H015)
3:15 AM
Sejumlah kesenian yang sempat tenar pada medio 1980-1990an juga ditampilkan. Yakni kesenian barongan, dan ludruk. Hampir semua kesenian itu saat ini sudah jarang ditampilkan, bahkan regenerasinya pun mulai terputus. Satu-satunya kesenian lokal yang hingga saat ini masih eksis di Pati hanya ketoprak.
”Melihat semakin ditinggalkannya budaya dan kesenian daerah itu, membuat kami prihatin dan mencoba mengenalkannya kembali kepada kaum muda. Oleh karenanya kami memilih menampilkan kesenian itu di kompleks Stadion Joyokusumo, yang notabenenya menjadi tempat tongkrongan anak-anak muda di Pati. Kami harap pementasan ini bisa menjadi edukasi kepada masyarakat, bahwa kesenian Pati tak kalah cantik dengan budaya modern,” kata ketua panitia, sekaligus fungsionaris KAAP Agus Dliyaul Humam, kemarin.
Pertunjukan kesenian rakyat itu, otomatis menyedot perhatian kaum muda. Karena lain dari biasanya, pertunjukan yang digelar di kompleks itu selalu pertunjukan modern, baik itu pertunjukan musik pop, dangdut atau lainnya. Bahkan tak sedikit dari penonton yang rata-rata anak-anak muda yang baru tahu ada kesenian itu di daerah mereka.
”Ternyata ada ya kesenian namanya angguk di Pati. Baru kali ini tahu ada kesenian itu, karena sejak kecil tidak pernah melihatnya,” kata Kiki Primalisty, warga Semirejo, Gembong.
Bahkan festival itu juga menarik perhatian pemkab. Sejumlah Wakil Bupati Pati Budiyono dan sejumlah pimpinan SKPD terkait, tertarik untuk menyaksikan jalannya festifal tersebut. Budiyono menyatakan bangga dengan kegiatan yang digelar oleh komunitas anak-anak muda Pati tersebut.
”Seharusnya ini adalah gawe-nya pemerintah, dan ini sudah dimulai oleh anak-anak muda kita. Ke depannya kami juga berkeinginan untuk mengembangkan kegiatan ini agar juga bisa menjadi daya tarik wisata lokal,” terangnya (murianews.com)
Budaya Lokal Pati
Written By Unknown on Friday, June 27, 2014 | 3:15 AM
patinews PATI – Keprihatinan terhadap semakin
hilangnya budaya dan kesenian asli Pati, mengusik hati sekelompok pemuda
yang tergabung dalam Kumpulan Anak Asli Pati (KAAP) untuk bergerak.
Kelompok yang terbentuk dari jalinan komunikasi di grup Facebook itu,
mencoba kembali mengangkat dan memperkenalkan khasanah budaya asli di
Bumi Mina Tani yang mulai ditinggalkan.
Sejumlah kesenian yang kini mulai jarang kelihatan, diperkenalkan dan
ditampilkan dalam even Festival Kesenian Rakyat Pati, yang digelar di
aula Dewan Kesenian Pati (DKP) kompleks Stadion Joyokusomo, akhir pekan
kemarin. Salah satunya kesenian Tari Telik Sandi atau biasa dikenal
dengan sebutan Tari Angguk dan Tari Greget Ayu.Sejumlah kesenian yang sempat tenar pada medio 1980-1990an juga ditampilkan. Yakni kesenian barongan, dan ludruk. Hampir semua kesenian itu saat ini sudah jarang ditampilkan, bahkan regenerasinya pun mulai terputus. Satu-satunya kesenian lokal yang hingga saat ini masih eksis di Pati hanya ketoprak.
”Melihat semakin ditinggalkannya budaya dan kesenian daerah itu, membuat kami prihatin dan mencoba mengenalkannya kembali kepada kaum muda. Oleh karenanya kami memilih menampilkan kesenian itu di kompleks Stadion Joyokusumo, yang notabenenya menjadi tempat tongkrongan anak-anak muda di Pati. Kami harap pementasan ini bisa menjadi edukasi kepada masyarakat, bahwa kesenian Pati tak kalah cantik dengan budaya modern,” kata ketua panitia, sekaligus fungsionaris KAAP Agus Dliyaul Humam, kemarin.
Pertunjukan kesenian rakyat itu, otomatis menyedot perhatian kaum muda. Karena lain dari biasanya, pertunjukan yang digelar di kompleks itu selalu pertunjukan modern, baik itu pertunjukan musik pop, dangdut atau lainnya. Bahkan tak sedikit dari penonton yang rata-rata anak-anak muda yang baru tahu ada kesenian itu di daerah mereka.
”Ternyata ada ya kesenian namanya angguk di Pati. Baru kali ini tahu ada kesenian itu, karena sejak kecil tidak pernah melihatnya,” kata Kiki Primalisty, warga Semirejo, Gembong.
Bahkan festival itu juga menarik perhatian pemkab. Sejumlah Wakil Bupati Pati Budiyono dan sejumlah pimpinan SKPD terkait, tertarik untuk menyaksikan jalannya festifal tersebut. Budiyono menyatakan bangga dengan kegiatan yang digelar oleh komunitas anak-anak muda Pati tersebut.
”Seharusnya ini adalah gawe-nya pemerintah, dan ini sudah dimulai oleh anak-anak muda kita. Ke depannya kami juga berkeinginan untuk mengembangkan kegiatan ini agar juga bisa menjadi daya tarik wisata lokal,” terangnya (murianews.com)
12:40 AM
patiNEWS.Pemerintah berencana mengubah sistem
distribusi elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Pati. Jika selama ini,
distribusi dilakukan secara terbuka, maka tahun depan akan diubah
menggunakan sistem tertutup.
Hal ini untuk mencegah adanya penyelewengan terhadap barang bersubsidi tersebut. Sehingga kelangkaan elpiji dapat ditekan. Model distribusi tertutup itu, akan mengadopsi distribusi pupuk bersubsidi, yang hanya dilakukan melalui agen resmi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pati Riyoso mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai rencana itu. Yakni dengan Bagian Perekonomian Setda Pati, perwakilan agen elpiji dan PT Pertamina.
”Elpiji melon merupakan barang bersubsidi, sehingga kami harus mengontrol dan memantau pendistribusiannya, yang saat ini masih terbuka. Untuk tahun 2015 akan diupayakan menjadi distribusi tertutup,” katanya, kemarin.
Dengan sistem itu, pihak yang ingin bermain curang bisa dicegah. Sehingga ketersediaan stok tetap aman, karena tindakan antisipasi kelangkaan sudah disiapkan. Meski demikian menurut dia, teknis mengenai distribusi tertutup itu saat ini tengah dikaji.
Pihaknya juga tengah menunggu kepastian izin sistem itu dari Pertamina. Sebab menurutnya, jika sistem pendistribusian elpiji tetap terbuka dan tidak ada perubahan, maka berpotensi akan menjadi celah bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi.
”Sama halnya seperti pupuk bersubsidi, jika pelaksanaan pendistribusiannya dilakukan secara tertutup dan diawasi dengan ketat, maka kecurangan bisa diminimalisasi. Untuk itu, kami juga terus melakukan pengkajian terkait teknisnya dan berkonsultasi dengan Kementerian ESDM, Disperindag Provinsi Jateng, dan Pertamina,” terangnya.
Ia menerangkan, pada tahun 2014 Pemkab Pati mengajukan alokasi elpiji 3 kg sekitar 11 juta tabung. Namun realisasi yang diberikan pemerintah pusat dan Pertamina hanya sebanyak 8,7 juta tabung. Itu pun yang 700 juta tabung merupakan realisasi tambahan,sumber
Sistem DistribusiElpiji 3kg Di Pati
Written By Unknown on Tuesday, June 24, 2014 | 12:40 AM
patiNEWS.Pemerintah berencana mengubah sistem
distribusi elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Pati. Jika selama ini,
distribusi dilakukan secara terbuka, maka tahun depan akan diubahmenggunakan sistem tertutup.
Hal ini untuk mencegah adanya penyelewengan terhadap barang bersubsidi tersebut. Sehingga kelangkaan elpiji dapat ditekan. Model distribusi tertutup itu, akan mengadopsi distribusi pupuk bersubsidi, yang hanya dilakukan melalui agen resmi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pati Riyoso mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai rencana itu. Yakni dengan Bagian Perekonomian Setda Pati, perwakilan agen elpiji dan PT Pertamina.
”Elpiji melon merupakan barang bersubsidi, sehingga kami harus mengontrol dan memantau pendistribusiannya, yang saat ini masih terbuka. Untuk tahun 2015 akan diupayakan menjadi distribusi tertutup,” katanya, kemarin.
Dengan sistem itu, pihak yang ingin bermain curang bisa dicegah. Sehingga ketersediaan stok tetap aman, karena tindakan antisipasi kelangkaan sudah disiapkan. Meski demikian menurut dia, teknis mengenai distribusi tertutup itu saat ini tengah dikaji.
Pihaknya juga tengah menunggu kepastian izin sistem itu dari Pertamina. Sebab menurutnya, jika sistem pendistribusian elpiji tetap terbuka dan tidak ada perubahan, maka berpotensi akan menjadi celah bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi.
”Sama halnya seperti pupuk bersubsidi, jika pelaksanaan pendistribusiannya dilakukan secara tertutup dan diawasi dengan ketat, maka kecurangan bisa diminimalisasi. Untuk itu, kami juga terus melakukan pengkajian terkait teknisnya dan berkonsultasi dengan Kementerian ESDM, Disperindag Provinsi Jateng, dan Pertamina,” terangnya.
Ia menerangkan, pada tahun 2014 Pemkab Pati mengajukan alokasi elpiji 3 kg sekitar 11 juta tabung. Namun realisasi yang diberikan pemerintah pusat dan Pertamina hanya sebanyak 8,7 juta tabung. Itu pun yang 700 juta tabung merupakan realisasi tambahan,sumber
8:11 AM
patiNEWS, Sekitar kota pati, Pelaksanaan UN tahun ini kab pati untuk tingkat SMP/MTS hasil yang di raih sangat memuaskan (12/6),dari 18.226 siswa hanya satu siswa yang di nyatakan tidak lulus, satu siswa yg di yatakan belum beruntung adalah berasal dari salah satu MTS di kab pati.
seperti di ungkapkan saryono ketua Penyelenggara UN Dinas Pendidikan Kab Pati untuk tingkat kelulusan UN mendekati 100%,dengan nilai rata rata 9,74 di kutip dari (murianews)
untuk pengumuman serentak akan di umumkan hari ini (14/06),
bravo untuk semua siswa yang lulus UN selamat untuk bapak ibu guru dan pengaja,(&pt)
Pengumuman Kelulusan UN SMP/MTS Kab Pati
Written By Unknown on Saturday, June 14, 2014 | 8:11 AM
patiNEWS, Sekitar kota pati, Pelaksanaan UN tahun ini kab pati untuk tingkat SMP/MTS hasil yang di raih sangat memuaskan (12/6),dari 18.226 siswa hanya satu siswa yang di nyatakan tidak lulus, satu siswa yg di yatakan belum beruntung adalah berasal dari salah satu MTS di kab pati.
seperti di ungkapkan saryono ketua Penyelenggara UN Dinas Pendidikan Kab Pati untuk tingkat kelulusan UN mendekati 100%,dengan nilai rata rata 9,74 di kutip dari (murianews)
untuk pengumuman serentak akan di umumkan hari ini (14/06),
bravo untuk semua siswa yang lulus UN selamat untuk bapak ibu guru dan pengaja,(&pt)
3:39 PM
Promosi Jabatan Di wilayah Pemda Pati
Written By Unknown on Friday, June 13, 2014 | 3:39 PM
PatiNEWS, pati kota, Kamis (12/6) di pendopo kab pati berlangsung promosi dan mutasi jabatan, Pejabat yang mendapat mutasi dan promosi itu, terdiri dari 4 orang
pejabat eselon II, 41 orang Pejabat Eselon III dan 63 orang Pejabat
Eselon IV.
Meski pelantikan ini adalah sebuah kebutuhan organisasi, lanjut Haryanto, namun pihaknya tetap mengedepankan dan mempertimbangkan kemampuan, kompetensi dan kinerja mereka selama ini. Bupati Pati juga mengingatkan para pejabat yang dilantik, untuk meningkatkan loyalitas dan kualitas pelayanannya pada masyarakat.
”Mencari orang pintar itu mudah tapi organisasi juga butuh pejabat yang loyal. Karena itulah dalam organisasi diperlukan rotasi, mutasi maupun promosi sebagai sarana penyegaran dan hal ini merupakan hal yang wajar dan memang perlu dilakukan”, tegas Bupati haryanto dikutip dari (pasfmpati),sumber
Meski pelantikan ini adalah sebuah kebutuhan organisasi, lanjut Haryanto, namun pihaknya tetap mengedepankan dan mempertimbangkan kemampuan, kompetensi dan kinerja mereka selama ini. Bupati Pati juga mengingatkan para pejabat yang dilantik, untuk meningkatkan loyalitas dan kualitas pelayanannya pada masyarakat.
”Mencari orang pintar itu mudah tapi organisasi juga butuh pejabat yang loyal. Karena itulah dalam organisasi diperlukan rotasi, mutasi maupun promosi sebagai sarana penyegaran dan hal ini merupakan hal yang wajar dan memang perlu dilakukan”, tegas Bupati haryanto dikutip dari (pasfmpati),sumber
12:30 PM
Kegiatan kegiatann budaya pati bahkan ada yang melampaui
batas angan orang pati mampu menampilkan sebuah gagasan gagasan menasional. Pertama kita lihat kongko kongko budaya yang
bernama "suluk malaman" kegiatan yang di motori oleh bang anis.sholeh.baasyin mampu
menghadirkan tokoh tokoh nasional yang mempunyai pemikiran pemikiran
tentang konsep budaya,agama yang meng indonesia banget, dengan orkes sampak
gusuranya memberikan wajah baru kegiatan budaya di tanah pati, acara yang
biasanya di lakukan setiap malam sabtu pada minggu kedua di rumah adap
jl Diponegoro mampu menjadi maknet bagi orang pati yang telah lama haus
akan forum forum diskusi idealisme,diskusi budaya,diskusi ngalor ngidul
yang memberikan secercah pemahaman yang mengindonesia mendunia. Beberapa tokoh besar
yang pernah singah dan sharing ilmu di suluk maleman bisa di lihat pada
gambar.
Selain suluk maleman juga ada kegiatan budaya gosek tontonan,lain dengan suluk maleman yang lebih cenderung ke pada unsur nuansa politik di gosek tontonan ini murni budaya.gosek tontonan adalah kegitan mencari (gosek) budaya kebiasaan masyarakat di wilayah wilayah tanah pati.Budaya yang sudah lama hilang di masyarakat, untuk di tampilkan,di angkat lagi menjadi tontonan yang menghibur agar kearifan budaya lokal tidak hilang biarkan para pemuda pati mengetahui budaya sendiri.
Tidak kalah seru dan patut untuk di perbincangkan sebuah kegiatan kesenian di Kajen kec margoyoso namanya 'Gandrung sastra' tidak banyak yang kami ketahui tenang gandrung sastra ini, kalau di lihat saat pementasan ini lebih cenderung pada tempat berexpersinya para seniman lokal wilayah kajen margoyoso dan sekitarnya.Di sini masyarakat bebas berkreasi dari membaca puisi bermain drama mocopat atau bermain music
Demikian beberapa hal tentang kegiatan budaya di kab pati, beberapa foto di atas bukan koleksi patiNEWS tetapi kita ambil dari google manakala ada yang keberatan silahkan kirim keberatan ke email kami, dan sekiranya ada yang mau menambahi atau sekedar bersay halo silahkan email ke adm.patinews(a)gmail(a)com.
Geliat Hidup Budaya lokal Pati
Written By Unknown on Saturday, January 4, 2014 | 12:30 PM
patiNEWS, Sekitar Pati, Seputar Kota Pati mengakiri tahun 2013 dan menyambut tahun 2014 terdapat beberapa kegiatan kegiatan berunsur menghidupkan kesenian di tanah Pati yang relevan utmuk kita expos dan perbincangkan, kegiatan kegiatan yang muncul lahir dari komunitas komunitas yang dulunya tidak pernah di perhitungkan dalam kancah budaya di kabupaten pati, lahir dari perwujudan idealisme masyarakat pati yang melihat hilangnya nilai nilai budaya lokal Pati.
Selain suluk maleman juga ada kegiatan budaya gosek tontonan,lain dengan suluk maleman yang lebih cenderung ke pada unsur nuansa politik di gosek tontonan ini murni budaya.gosek tontonan adalah kegitan mencari (gosek) budaya kebiasaan masyarakat di wilayah wilayah tanah pati.Budaya yang sudah lama hilang di masyarakat, untuk di tampilkan,di angkat lagi menjadi tontonan yang menghibur agar kearifan budaya lokal tidak hilang biarkan para pemuda pati mengetahui budaya sendiri.
Tidak kalah seru dan patut untuk di perbincangkan sebuah kegiatan kesenian di Kajen kec margoyoso namanya 'Gandrung sastra' tidak banyak yang kami ketahui tenang gandrung sastra ini, kalau di lihat saat pementasan ini lebih cenderung pada tempat berexpersinya para seniman lokal wilayah kajen margoyoso dan sekitarnya.Di sini masyarakat bebas berkreasi dari membaca puisi bermain drama mocopat atau bermain music Demikian beberapa hal tentang kegiatan budaya di kab pati, beberapa foto di atas bukan koleksi patiNEWS tetapi kita ambil dari google manakala ada yang keberatan silahkan kirim keberatan ke email kami, dan sekiranya ada yang mau menambahi atau sekedar bersay halo silahkan email ke adm.patinews(a)gmail(a)com.
11:19 AM
Sesuai rencana, gerakan handrub dalam rangka HUT Keluarga Sehat Hospital (KSH) ke-7 ini, hanya diikuti 5.000 peserta. Namun, karena minat masyarakat cukup besar, maka jumlahnya mencapai 8.544 orang.
Cuci Tangan, Ciptakan Rekor Baru Muri di pati
Written By Unknown on Monday, May 13, 2013 | 11:19 AM
![]() |
| foto koleksi metrotvnews.com |
Cuci Tangan, Ciptakan Rekor Baru Muri
PATI - Cuci tangan bersama yang melibatkan 8.544 orang di Jalan
Lingkar Selatan Pati, kemarin menciptakan rekor baru di Museum Rekor
Indonesia (Muri). Gerakan mencuci tangan dengan cairan antiseptik yang
diprakarsai PT Keluarga Sehat Sejahtera itu, sebagian besar diikuti
anak-anak dari seluruh kecamatan di Pati. Piagam penghargaan atas
penciptaan rekor itu diberikan Senior Manajer MURI, Paulus Pangka kepada
pemrakarsa sesaat setelah kegiatan berlangsung. Gerakan cuci tangan
juga diikuti Bupati Pati Haryanto dan Wabup Budiyono, jajaran muspida,
dan pejabat Dinas Kesehatan Jawa Tengah.Sesuai rencana, gerakan handrub dalam rangka HUT Keluarga Sehat Hospital (KSH) ke-7 ini, hanya diikuti 5.000 peserta. Namun, karena minat masyarakat cukup besar, maka jumlahnya mencapai 8.544 orang.
Paulus mengatakan, pencatatan rekor Muri ini bukan tanpa alasan. Selain
berhasil melakukan gerakan pemakaian handrub secara serentak dengan
peserta terbanyak, kegiatan itu juga berguna serta mendukung pola hidup
bersih dan sehat (PHBS) bagi masyarakat.
"Biasanya mencuci tangan menggunakan air, jadi kalau mencatatkan rekor
membutuhkan air dalam jumlah besar. Tetapi gerakan handrub hanya
membutuhkan setidaknya tiga tetes cairan antiseptik saja," ujarnya.
Direktur PT Keluarga Sehat Sejahtera, dokter Beni Purwanto MARS
mengemukakan, gerakan hidup sehat dan bersih diawali dengan cuci tangan.
Sehingga kegiatan itu dipilih dalam rangka peringatan HUT rumah sakit
di bawah naungannya sebagai bagian dari sosialisasi, sekaligus penanaman
PHBS bagi masyarakat.
"Ini sejalan dengan program pemerintah. Kami juga mencetak 2.000 CD
berisi handrub enam langkah WHO yang dikemas dalam gerakan menari dan
bernyanyi. Itu menjadi media bermain sambil belajar untuk mencuci tangan
yang benar," jelasnya. Bupati Haryanto mengapresiasi dan mendukung
penuh gerakan handrub secara massal yang digagas dan dilakukan KSH.
Menurut dia, cuci tangan yang benar menjadi salah satu dasar untuk
membiasakan masyarakat hidup bersih dan sehat.
"PHBS bukan hanya dilihat dari mandi dan BAB, juga dengan cuci tangan.
Ini sinkron dengan program pemerintah yang telah lama kami
sosialisasikan, baik oleh Dinas Kesehatan maupun melalui sejumlah
organisasi kemasyarakatan, seperti PKK," katanya.(H49-32,47)
Sumber
1:25 PM
PATI - Belum jelasnya sikap para pihak yang berkompeten di Pati berkait soal penambangan galian C, di Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Pati, menyebabkan puluhan sopir dump truck saat ini terpaksa menganggur.
Pasalnya, lokasi penambangan yang semula luasnya mencapai 17,5 heketare sejak 10 Maret lalu izinnya sudah berakhir.
Akan tetapi di sisi lain, masih menyisakan beberapa lokasi lahan di kawasan itu yang belum tuntas penggaliannya. Salah satu contohnya, adalah masih terdapat sebuah perbukitan di pinggir jalan poros desa menuju lahan tegalan milik warga, serta kompleks perumahan.
Dikepras
Selain itu, kata beberapa sopir dump truck dari desa setempat, masih terdapat lahan milik pengembang perumahan yang harus dikepras atau diturunkan lagi sekitar dua meter. Hal itu berkait dengan upaya peningkatan ruas jalan poros desa yang harus diperkuat dengan pemasangan paving block.
Akan tetapi waktu yang diberikan kepada pihak pengembang tidak cukup meski baru mendapat satu kali rekomendasi dari pihak yang berkompeten. Sebab, rekomendasi dari ESDM Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pati, hanya diberikan selama dua pekan, sehingga pengeprasan tidak bisa maksimal.
Dengan demikian, para sopir dump truck berharap agar rekomendasi tersebut kembali diberikan kepada pihak pengembang, sampai upaya penataan akses jalan poros desa dan pengeprasan lahan untuk perumahan tuntas. ''Hanya dari kebijakan pemberian rekomendasi itu, kami para sopir bisa kembali bekerja,'' ujar salah seorang sopir, Nur Andzim (54). (ad-42,88) Sumber
carut marut galian C di pati
Written By Unknown on Saturday, May 11, 2013 | 1:25 PM
PATI - Belum jelasnya sikap para pihak yang berkompeten di Pati berkait soal penambangan galian C, di Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Pati, menyebabkan puluhan sopir dump truck saat ini terpaksa menganggur.
Pasalnya, lokasi penambangan yang semula luasnya mencapai 17,5 heketare sejak 10 Maret lalu izinnya sudah berakhir.
Akan tetapi di sisi lain, masih menyisakan beberapa lokasi lahan di kawasan itu yang belum tuntas penggaliannya. Salah satu contohnya, adalah masih terdapat sebuah perbukitan di pinggir jalan poros desa menuju lahan tegalan milik warga, serta kompleks perumahan.
Dikepras
Selain itu, kata beberapa sopir dump truck dari desa setempat, masih terdapat lahan milik pengembang perumahan yang harus dikepras atau diturunkan lagi sekitar dua meter. Hal itu berkait dengan upaya peningkatan ruas jalan poros desa yang harus diperkuat dengan pemasangan paving block.
Akan tetapi waktu yang diberikan kepada pihak pengembang tidak cukup meski baru mendapat satu kali rekomendasi dari pihak yang berkompeten. Sebab, rekomendasi dari ESDM Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pati, hanya diberikan selama dua pekan, sehingga pengeprasan tidak bisa maksimal.
Dengan demikian, para sopir dump truck berharap agar rekomendasi tersebut kembali diberikan kepada pihak pengembang, sampai upaya penataan akses jalan poros desa dan pengeprasan lahan untuk perumahan tuntas. ''Hanya dari kebijakan pemberian rekomendasi itu, kami para sopir bisa kembali bekerja,'' ujar salah seorang sopir, Nur Andzim (54). (ad-42,88) Sumber
8:18 AM
patiNEWS,Sekitar kota pati, ini adalah Semua Apotek / Apotik di Pati, yang bisa di dapatkan oleh admin patiNEWS, sayang satu data yang belum di dapat yaitu daftar apotik jaga, sampai postingan ini di terbitkan admin masih belum menemukan data daftar apotik jaga di pati,
Daftar Apotik Kab Pati
Written By Unknown on Wednesday, May 8, 2013 | 8:18 AM
patiNEWS,Sekitar kota pati, ini adalah Semua Apotek / Apotik di Pati, yang bisa di dapatkan oleh admin patiNEWS, sayang satu data yang belum di dapat yaitu daftar apotik jaga, sampai postingan ini di terbitkan admin masih belum menemukan data daftar apotik jaga di pati,
| 1. Anugrah | Jl. Dr. Sutanto 147, Kec. Pati | |
| 2. Asy Syifa | Jl. Dr. Sutanto 141 , Kec. Pati | |
| 3. Bhakti | Jl. Supriadi, Kec. Pati. | |
| 4. Dewa Sehat | Jl. Dr. Sutomo 24, Kec. Pati | (0295) 381825 |
| 5. Dewi Sehat.Farma | Jl. Pemuda 196, Kec. Pati | |
| 6. Eka | Jl. P. Sudirman 173, Kec. Pati | |
| 7. Karunia | Jl. Flamboyan Raya F14, Kec. Pati | |
| 8. Kurnia Sehat | Jl. Raya Pati Gabus Ruko No. 2, Pati | |
| 9. Kimia Farma | Jl. Dr. Sutanto 31 , Kec. Pati | |
| 10. Keluarga Sehat 24 | Jl. Dr. Sotomo 21, Kec. Pati | |
| 11. Mardi Waras | Jl. P. Surdirman 217, Kec. Pati | |
| 12. Mega Farma | Jl. Surpiadi No. 102, Kec. Pati | |
| 13. Pati | Jl. Kembang Joyo 169, Kec. Pati | |
| 14. Penjawi | Jl. Penjawi 78, Kec.Pati | |
| 15. Petra Farma | Jl. Dr. Sutanto 65, Kec. Pati | |
| 16. Prima Sakti | Jl. Dr. Sutanto 64, Kec. Pati | |
| 17. Pujanga Farma | Jl. Ronggowarsito 35, Kec. Pati | |
| 18. Puri Medika | Jl. Kol. Sunandar 46A, Kec. Pati | |
| 19. Rahayu Dua | Jl. Dr. Sutanto 58, Kec. Pati | |
| 20. Rahayu Husada | Jl. Soponyono 5A, Kec. Pati | |
| 21. Randu Kuning | Jl. Penjawi 55, Kec. Pati | |
| 22. Sehati | Jl. Kol. Sugiyono 2B, Kec. Pati | (0295) 392166 |
| 23. Sentra | Jl. Dr. Sutanto 113, Kec. Pati | |
| 24. Sumber Waras | Jl. Raya Pati-Kayen, Kec. Pati | |
| 25. Vika | Jl. Kartini 19, Kec. Pati | |
| 26. Setia Farma Apotek | Jl. Pati-Tlogowungu KM1, Kec. Pati | |
| 27. Abadi Apotek | Jl. P. Diponegoro 8, Kec. Juwana | |
| 28. Dua Putra Dua Putri Apotek | Desa Growong Kidul RT02/1 Juwana | |
| 29. Bajo Mulyo Apotek | Jl. Hang Tuah No. 163, Kec. Juwana | |
| 30. Kartika Juwana Apotek | Jl. WR. Supratman 78A, Kec. Juwana | |
| 31. Porda Apotek | Kios No. 9, Pasar Juwana, Kec. Juwana | |
| 32. Sumber Mulyo Apotek | Jl. Silugonggo 1, Kec. Juwana | |
| 33. Sinar Farma Apotek | Jl. P. Diponegoro 18, Juwana | |
| 34. Wertindo Farma Apotek | Jl. Tayu Juwana Km 1, Kec. Juwana | |
| 35. Keke Farma Apotek | Jl. P. Diponegoro 25, Kec. Tayu | |
| 36. Bintang Apotek | Jl. Ratu Kalinyamat 75, Kec. Tayu | |
| 37. Tayu Apotek | Jl. P. Sudirman 66, Kec. Tayu | |
| 38. Ampuh Apotek | Jl. Raya Tayu-Pati Km2, Kec. Tayu | |
| 39. Jaya Farma Apotek | Jl. RA Kartini 50, Kec. Tayu | |
| 40 Sioli Apotek | Jl. Margoyoso-Tayu, Kec. Margoyoso | |
| 41. Murni Husada Apotek | Ds. Ngemplak Kidul, Kec. Margoyoso | |
| 42. Wage Apotek | Ds. Sekarjalak, Kec. Margoyoso | |
| 43. Ngemplak Kidul Apotek | Jl. Raya Pati-Tayu Km 17, Margoyoso | |
| 44. Sinar Mulya Apotek | Jl. Pasar Lama 115, Kec. Kayen | |
| 45. Sari Farma Apotek | Ds. Gabus RT 1/7, Kec. Gabus | |
| 46. Niki Sehat Farma | Dukuh Godang RT01/9, Kec. Gembong | |
| 47. Wedari Farma | Jl. R.Soewondo RT1/5, Wedarijaksa | |
| 48. Prima Sehat Apotek | Jl. Raya Pati-Tayu KM 9, Wedarijaksa | |
| 49. Sehat Santosa Apotek | Ds. Trangkil RT3/7, Kec. Trangkil | |
| 50. Winong Kidul Apotek | Ds. Winong RT 05, Kec. Winong | |
| 51. Sami Jaya Apotek | Komplek Pasar, Kerc. Batangan |
Di bawah ini adalah daftar apotik yang terdapat no tlp yg berhasil di dapat admin
Sahid Apotik: Farmasi.
Jl Dr Susanto 117 Pati;
Telepon: 295381002 Faks: 295-82955
Rahayu Husada Apotik: Farmasi.
Jl Soponyono 5 a Pati; PATI;
Telepon: 295382451, Faks: 295-82955
Fita Farma Apotek: Farmasi.
Jl Kyai Saleh 29 Pati; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 0295-384973
Mardi Waras Apotik: Farmasi.
Jl Jend Sudirman 217 Pati; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 295381366 Faks: 295-82955
Bhakti Apotik: Farmasi.
Jl Pemuda 250; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 295381078
Puri Apotik: Farmasi.
Jl Kol Sunandar 30 Pati; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 0295-382222 Faks: 295-82955
Eka Apotik: Farmasi.
Jl Jend Sudirman 173 Pati; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 295381860
Rahayu Dua Apotek: Farmasi.
Jl Dr Susanto 58 Pati; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 0295-384545
Godi Jaya Apotek: Farmasi.
Jl Susanto 34 Pati; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 295383324
Dewi Sehat Farma Apotik: Farmasi.
Jl Pemuda 196; PATI; JAWA TENGAH
Telepon: 0295-385817
Rukun Ajek Santosa Pt: Farmasi.
Rukun Ajek Santosa Pt
Kota: Pati
Telepon: 295-82386 Faks: 295-82955
Riza Apotik: Farmasi.
Jl Kol Supriyadi 12
Telepon: 295-82137, Faks: 295-82955
Kartika Yuwana Apotik: Farmasi.
Jl WR Supratman 78 A; JUWANA; JAWA TENGAH
Kota: Juwana
Telepon: 0295-471178
Sumber Mulyo Apotik: Farmasi.
Jl Silugonggo 1; JUWANA; JAWA TENGAH
Kode Pos: 35100
Kota: Juwana
Telepon: 295471519
semoga tulisan ini berguna dan membantu, dan apabila ada yang berkenan untuk menanbah atau mengkoreksi daftar apotik di kabupaten pati silahkan Disini
dan Disini
8:17 AM
RM Sapto renggo baru
RM Salza
Dr Susanto No 3 Pati
kawasan simpang lima Pati
untuk menu dan yang lainya tentang silahkan
RM salza
RM Waroeng Pati @ dua kelinci
Jl Raya Pati-Kudus (Factory Dua Kelinci)
Pati, Jawa Tengah 59163
Saat masuk langsung tersuguh swasana asri rumah jawa berserta kelengkapanya model pelayanan serba jawa yg jelas swasana dan menu nya manteb,dan harganya juga bersahabat lebih lengkap silahakn liat sendiri di RM waroeng pati
RM The Dona&Doni Resto,Pool and Spa
Gg.Anugerah Kv.1/100 (Winong)
Pati, Jawa Tengah tlp 0295385112
swasana anak muda banget dah peta,
menu dan yg lain lain
silahkan liat di mari . RM dona doni resto
RM S S
Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 22
Pati, Jawa Tengah tlp
ini rm khusus pedas semuanya pedas banget sangat cocok untuk pecinta masakan pedas
inpoh peta dan lain lain silahkan RM ss
RM Dapoer Emak
Panglima Sudirman Depan Kodim.
menu dan yg lain lain silahkan liat sendiri
di mari RM Dapoer Emak
RM SUKA SUKA
Jl Dr Soetomo pati belakang kantor kabupaten
ini tiap bulan ada menu spisial lho misal kmrn ada menu sate hiu...
langsung saja cek lokasi RM Suka Suka
RM Sendang Sani
Jl Raya Pati Kudus telp 0295- 344277
info lengkap RM sendang sani
RM Laras Roso
Komplek GOR pati
RM Lestari,
Jl. Raya Pati Kudus km 3
RM Joglo,
Jl. Raya Pati Kudus km 2
RM Miroso,
Jl. Sudirman
RM Cipto Roso,
Jl. Wahid Hasyim
RM Sari Rasa,
Jl, P. Sudirman No. 307 Pati
RM Sumber Jangkung,
Jl. Raya Pati Kudus
semua foto bukan koleksi patiNEWS apabila ada yang keberatan atau ada yang mau menambahi silahkan hubungi patiNEWS Disini dan Disini , semoga info ini berguna buat semuanya,
Daftar Rumah Makan Sekitar Kota Pati
patiNEWS,Berita kota pati,kota pati kota kecil teryata berjubel juga ya rumah makanya, baik rm tradisional maupun yg moderen bermacam macam masakan tersedia di pati dari menu barat cina arab sampai menu tradisional semua ada di pati, tetapi saya yakin dari ke sekian masakan pasti yg di kangen kangenin masakan khas pati NasGandoel, kali ini kita sharee alamat alamat rumah makan yang berada di kota pati,
RM Kembang Joyo
Jl Pemuda Kali doro Pati telp. 0295- 381766
Rumah makan ini sempat menjadi satu satunya ikon rumah makan nan enak mewah di pati pati dekade awal 90an dengan satu ikon ya yang khas patung semar dengan mengatungkan jemppol depan nya dalam jawa bisa di artikan (monggo),menunya yang paling terkenal adalah ayam goreng nya, tp saran kalau ke sini jangan lupa sub jagung nya mantab.lebih peta dan lain lain silahkan lihat sendiri RM Kembang Joyo
RM Sapto Renggo Baru
RM Kembang Joyo
Jl Pemuda Kali doro Pati telp. 0295- 381766
Rumah makan ini sempat menjadi satu satunya ikon rumah makan nan enak mewah di pati pati dekade awal 90an dengan satu ikon ya yang khas patung semar dengan mengatungkan jemppol depan nya dalam jawa bisa di artikan (monggo),menunya yang paling terkenal adalah ayam goreng nya, tp saran kalau ke sini jangan lupa sub jagung nya mantab.lebih peta dan lain lain silahkan lihat sendiri RM Kembang Joyo
RM Sapto Renggo Baru
telp. 0295- 382185
untuk menu dan yang lainya tentang RM sapto Renggo Baru silahkan RM Sapto renggo baru
RM Salza
Dr Susanto No 3 Pati
kawasan simpang lima Pati
untuk menu dan yang lainya tentang silahkan
RM salza
RM Waroeng Pati @ dua kelinci
Jl Raya Pati-Kudus (Factory Dua Kelinci)
Pati, Jawa Tengah 59163
Saat masuk langsung tersuguh swasana asri rumah jawa berserta kelengkapanya model pelayanan serba jawa yg jelas swasana dan menu nya manteb,dan harganya juga bersahabat lebih lengkap silahakn liat sendiri di RM waroeng pati
RM The Dona&Doni Resto,Pool and Spa
Gg.Anugerah Kv.1/100 (Winong)
Pati, Jawa Tengah tlp 0295385112
swasana anak muda banget dah peta,
menu dan yg lain lain
silahkan liat di mari . RM dona doni resto
RM S S
Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 22
Pati, Jawa Tengah tlp
ini rm khusus pedas semuanya pedas banget sangat cocok untuk pecinta masakan pedas
inpoh peta dan lain lain silahkan RM ss
RM Dapoer Emak
Panglima Sudirman Depan Kodim.
menu dan yg lain lain silahkan liat sendiri
di mari RM Dapoer Emak
RM SUKA SUKA
![]() |
| gbr koleksi pisang kremes.wrdpres |
Jl Dr Soetomo pati belakang kantor kabupaten
ini tiap bulan ada menu spisial lho misal kmrn ada menu sate hiu...
langsung saja cek lokasi RM Suka Suka
RM Sendang Sani
Jl Raya Pati Kudus telp 0295- 344277
info lengkap RM sendang sani
RM Laras Roso
Komplek GOR pati
RM Lestari,
Jl. Raya Pati Kudus km 3
RM Joglo,
Jl. Raya Pati Kudus km 2
RM Miroso,
Jl. Sudirman
RM Cipto Roso,
Jl. Wahid Hasyim
RM Sari Rasa,
Jl, P. Sudirman No. 307 Pati
RM Sumber Jangkung,
Jl. Raya Pati Kudus
semua foto bukan koleksi patiNEWS apabila ada yang keberatan atau ada yang mau menambahi silahkan hubungi patiNEWS Disini dan Disini , semoga info ini berguna buat semuanya,
Label:
Berita,
Lokal,
Pariwisata,
Wiraswasta
2:35 PM
Galeri Pati Tempo Dulu
Written By Unknown on Monday, May 6, 2013 | 2:35 PM
patiNEWS,Seputar kota pati, setelah poto poto sharee pati tempo dulu pati tempo dulu part 1 kali ini kita coba tampilkan lagi poto poto yang di dapat oleh reeaksi baik melalui pengiriman ke redaki maupun melalui hasi googling kami
seperti tulisan pendahulu minimnya informasi tentang foto juga terjai di sini,
ket :pendopo kabupaten pati jaman 1867 memprihatinkan ya :D, fotografer: Woodbury & Page / Batavia
Verv.jaar: 1867,Ukuran: 19x24 cm
ket : Judul: Seharusnya kabupaten di Pati,fotografer: Woodbury & Page / Batavia,Verv.jaar: 1867
Verv.plaats: Pati,Ukuran Foto: cm 19x23,Sumber: 3518 (foto, cetak albumen), Hindia Belanda dalam foto, 1860-1940, Royal Institute of bahasa, geografi dan etnologi (KITLV),Copyright: Untuk informasi: Royal Institute of bahasa, geografi dan etnologi (KITLV)
gambar ini di di ambil dari perpustakaan negara Sumber
ket : Judul: Rumah Desa di Pati artist: George Ferdinand Erfmann lokasi Indonesia Verv.jaar: 18-05-1939
teknik: kertas digambar dengan kapur obyek: gambar kapur Ukuran: 32 x 25 cm (12 5/8 x 9 13/16 inci).
Sumber: 3948-35 (gambar kapur, kertas, digambar dengan kapur), Pameran Dunia Kolonial, Royal Tropical Institute / Tropenmuseum
Copyright: Untuk informasi: Royal Tropical Institute / Tropenmuseum
seperti tulisan pendahulu minimnya informasi tentang foto juga terjai di sini,
| Assistent-resident, regent Raden Adipati Asisten residen, Bupati Adipati Aria Baden Tjondro Adinegoro secara online kontroleur angin Bagian |
Verv.jaar: 1867,Ukuran: 19x24 cm
| Vermoedelijk de regentswoning te Pati ( Kabupaten pati 1867 ) |
ket : Judul: Seharusnya kabupaten di Pati,fotografer: Woodbury & Page / Batavia,Verv.jaar: 1867
Verv.plaats: Pati,Ukuran Foto: cm 19x23,Sumber: 3518 (foto, cetak albumen), Hindia Belanda dalam foto, 1860-1940, Royal Institute of bahasa, geografi dan etnologi (KITLV),Copyright: Untuk informasi: Royal Institute of bahasa, geografi dan etnologi (KITLV)
![]() |
| Lukisan cat air pemandangan juwana abat19 |
| Lukisan rumah desa di pati |
gambar ini di di ambil dari perpustakaan negara Sumber
ket : Judul: Rumah Desa di Pati artist: George Ferdinand Erfmann lokasi Indonesia Verv.jaar: 18-05-1939
teknik: kertas digambar dengan kapur obyek: gambar kapur Ukuran: 32 x 25 cm (12 5/8 x 9 13/16 inci).
Sumber: 3948-35 (gambar kapur, kertas, digambar dengan kapur), Pameran Dunia Kolonial, Royal Tropical Institute / Tropenmuseum
Copyright: Untuk informasi: Royal Tropical Institute / Tropenmuseum
| Een stoomtrein voor het hoofdkantoor van de Semarang-Joana Stoomtrammaatschappij ( Sebuah kereta uap untuk markas Semarang-Joana Tramway Perusahaan ) Sumber |
ket : Judul: Sebuah kereta uap ke markas Semarang-Joana Tramway Perusahaan
fotografer: Photographisch Atelier Kurkdjian
Sumber: [A20-299], Kern Fotografi Koleksi, Museum of Ethnology
Copyright: Untuk informasi lebih lanjut: National Museum of Ethnology
| Portret van Raden Ajoe Wurno van Joana |
| Portret van Verona van Joana |
| Een aandeel van de Semarang-Joana Stoomtram Maatschappij gak tahu ini apa kupon undian atau surat berharga |
foto di ambil dari musium belanda
Sumber
| Rivier te Joewono bij Pati ( sungai juwana 1860-1940 ) |
semua gambar adalah bukan koleksi patiNEWS, apabila ada yang merasa keberatan silahkan kirim keberatan ke admin patiNEWS,terimakasih,manakala ada yang mempunyai koleksi atau opini tentang pati untuk di publikasikan di patiNEWS bisa mengirimkan nya ke admin patiNEWS Disini dan Disini
Label:
Berita,
Budaya,
Lokal,
Opini,
Pariwisata
9:45 AM
ini adalah Proses dan Syarat Perpanjang Pajak STNK tahunan dan Lima Tahunan
1. Isi formulir permohonan perpanjang STNK sesuai data di STNK dan BPKB. Formulir dapat di ambil di loket pendaftaran. Lengkapi formulir dengan lampiran berkas yang dibutuhkan. Berkas yang harus dilampirkan:
(Perpanjangan pajak STNK tahunan)
STNK Asli + Fotokopi
Fotokopi BPKB
KTP asli + Fotokopi sesuai nama di STNK dan BPKB
(Perpanjangan Pajak STNK Lima Tahunan)
Cek Fisik Kendaraan
STNK Asli + Fotokopi
Fotokopi BPKB
KTP asli + Fotokopi sesuai nama di STNK dan BPKB
2. Selesai melengkapi berkas, serahkan berkas permohonan perpanjang Pajak STNK tersebut ke Loket Penyerahan berkas.
3. Silahkan tunggu sampai dipanggil nama sesuai data yang tercantum di STNK.
4. Anda akan diberikan slip pembayaran Pajak yang telah tercantum biaya pajak yang harus dibayar.
5. Serahkan Slip pembayaran dan uang sebesar biaya pajak ke Kasir.
6. Selesai membayar pajak, anda akan memperoleh bukti pelunasan pembayaran pajak dan bukti tersebut diserahkan ke loket Pengambilan STNK.
7. Silahkan tunggu hingga nama anda dipanggil. STNK baru anda telah diperpanjang satu tahun ke depan.
8. Untuk proses lima tahunan, setelah selesai proses pembayaran pajak STNK, bawa bukti pembayaran pajak tersebut ke loket pengambilan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) untuk mengambil Plat nomor yang baru.
Catatan:
Proses perpanjangan Pajak STNK dapat dilakukan di Samsat keliling*, Gerai Samsat* dan di Kantor Samsat setempat.
BPKB dan KTP asli dibawa untuk bukti keaslian
*hanya untuk proses perpanjang pajak tahunan.
Sumber
Proses dan Syarat Perpanjang Pajak STNK tahunan dan Lima Tahunan
patiNEWS,seputar kota pati,info terbaru tentang pajak stnk di wilayah pati buat semuanya yang merasa menunggak pajak kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 jangan kaget apabila nanti akan di datangi petugas dari kantor samsat pati,maksut di datangi adalah untuk pendataan kepajakan kendaraan bermotor yg biasanya di pertanyakan adalah apakah kendaraan masih atau tidak dan nanti akan di sodori 3 berkas untuk di tandatangani,
ini adalah Proses dan Syarat Perpanjang Pajak STNK tahunan dan Lima Tahunan
1. Isi formulir permohonan perpanjang STNK sesuai data di STNK dan BPKB. Formulir dapat di ambil di loket pendaftaran. Lengkapi formulir dengan lampiran berkas yang dibutuhkan. Berkas yang harus dilampirkan:
(Perpanjangan pajak STNK tahunan)
STNK Asli + Fotokopi
Fotokopi BPKB
KTP asli + Fotokopi sesuai nama di STNK dan BPKB
(Perpanjangan Pajak STNK Lima Tahunan)
Cek Fisik Kendaraan
STNK Asli + Fotokopi
Fotokopi BPKB
KTP asli + Fotokopi sesuai nama di STNK dan BPKB
2. Selesai melengkapi berkas, serahkan berkas permohonan perpanjang Pajak STNK tersebut ke Loket Penyerahan berkas.
3. Silahkan tunggu sampai dipanggil nama sesuai data yang tercantum di STNK.
4. Anda akan diberikan slip pembayaran Pajak yang telah tercantum biaya pajak yang harus dibayar.
5. Serahkan Slip pembayaran dan uang sebesar biaya pajak ke Kasir.
6. Selesai membayar pajak, anda akan memperoleh bukti pelunasan pembayaran pajak dan bukti tersebut diserahkan ke loket Pengambilan STNK.
7. Silahkan tunggu hingga nama anda dipanggil. STNK baru anda telah diperpanjang satu tahun ke depan.
8. Untuk proses lima tahunan, setelah selesai proses pembayaran pajak STNK, bawa bukti pembayaran pajak tersebut ke loket pengambilan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) untuk mengambil Plat nomor yang baru.
Catatan:
Proses perpanjangan Pajak STNK dapat dilakukan di Samsat keliling*, Gerai Samsat* dan di Kantor Samsat setempat.
BPKB dan KTP asli dibawa untuk bukti keaslian
*hanya untuk proses perpanjang pajak tahunan.
Sumber
9:00 AM
Seputar kota pati,patiNEWS, Perbaikan ruas jalan raya Pati-Purwodadi kini sudah
tuntas. Jika semula perbaikan kerusakan direncanakan hanya ditutup
dengan batu krosok, akhirnya dituntaskan menggunakan lapisan aspal.
Jalur yang diperbaiki itu, mulai dari Jalan Mr Iskandar ke selatan hingga KM 4,5. Jalan ini semula rusak berat akibat dilalui truk bermuatan berat.
Dengan alternatif itu, petugas lapangan Balai Teknik Bina Marga Wilayah Pati, Priyo mengatakan, para pengguna jalan khususnya pengendara motor bisa memanfaatkan ruas jalan itu, minimal seperti kondisi semula.
Hanya saja masalah akan muncul jika kendaraan bermuatan berat dari timur (Surabaya) kembali lewat di ruas jalan itu. Kemungkinan itu, setiap saat bisa saja terjadi selama pelaksanaan pekerjaan peningkatan dan perbaikan ruas Jalan Kiai Pupus dan Ki Ageng Selo menimbulkan masalah. Yakni pelaksanaan pekerjaan pembetonan sepanjang satu kilometer di kedua ruas jalan itu, tidak diikuti dengan pekerjaan penataan ruas lainnya.
Pembetonan
Apalagi saat ini upaya pembetonan di Jalan Kiai Pupus sepanjang 750 meter belum semua terselasaikan. Demikian pula di Jalan Ki Ageng Selo sepanjang 250 meter, semua baru terselesaikan pada satu lajur. Akibatnya untuk lajur di sebelahnya harus tetap ditangani jika setiap saat terjadi kerusakan.
Jika hanya dibiarkan, truk yang melintas bisa mengalami ambles ban. ''Jika itu terjadi, maka tidak ada alternatif lain, kecuali truk lewat Jalan Panunggulan langsung ke barat masuk Jalan Syeh Jangkung,'' ujarnya.
Alternatif lain, kata dia, dari Jalan Panunggulan, belok kiri masuk ke Jalan Mr Iskandar. Dampaknya, ruas jalan itu, khususnya di dekat Balai Desa Blaru mengalami kerusakan cukup parah. Selanjutnya, banyak kendaraan yang mengalami kerusakan, karena terjebak kubangan.
Karena itu, setelah perbaikan pada Km 4,5, berikutnya menyusul yang dekat Balai Desa Blaru, karena meterial batu kerosok sudah tersedia di lokasi. (ad-32,88)
Sumber
Jl Pati Purwodadi Akhirnya Di perbaiki
Jalan Pati-Purwodadi Akhirnya Dilapis Aspal
Jalur yang diperbaiki itu, mulai dari Jalan Mr Iskandar ke selatan hingga KM 4,5. Jalan ini semula rusak berat akibat dilalui truk bermuatan berat.
Dengan alternatif itu, petugas lapangan Balai Teknik Bina Marga Wilayah Pati, Priyo mengatakan, para pengguna jalan khususnya pengendara motor bisa memanfaatkan ruas jalan itu, minimal seperti kondisi semula.
Hanya saja masalah akan muncul jika kendaraan bermuatan berat dari timur (Surabaya) kembali lewat di ruas jalan itu. Kemungkinan itu, setiap saat bisa saja terjadi selama pelaksanaan pekerjaan peningkatan dan perbaikan ruas Jalan Kiai Pupus dan Ki Ageng Selo menimbulkan masalah. Yakni pelaksanaan pekerjaan pembetonan sepanjang satu kilometer di kedua ruas jalan itu, tidak diikuti dengan pekerjaan penataan ruas lainnya.
Pembetonan
Apalagi saat ini upaya pembetonan di Jalan Kiai Pupus sepanjang 750 meter belum semua terselasaikan. Demikian pula di Jalan Ki Ageng Selo sepanjang 250 meter, semua baru terselesaikan pada satu lajur. Akibatnya untuk lajur di sebelahnya harus tetap ditangani jika setiap saat terjadi kerusakan.
Jika hanya dibiarkan, truk yang melintas bisa mengalami ambles ban. ''Jika itu terjadi, maka tidak ada alternatif lain, kecuali truk lewat Jalan Panunggulan langsung ke barat masuk Jalan Syeh Jangkung,'' ujarnya.
Alternatif lain, kata dia, dari Jalan Panunggulan, belok kiri masuk ke Jalan Mr Iskandar. Dampaknya, ruas jalan itu, khususnya di dekat Balai Desa Blaru mengalami kerusakan cukup parah. Selanjutnya, banyak kendaraan yang mengalami kerusakan, karena terjebak kubangan.
Karena itu, setelah perbaikan pada Km 4,5, berikutnya menyusul yang dekat Balai Desa Blaru, karena meterial batu kerosok sudah tersedia di lokasi. (ad-32,88)
Sumber
12:01 PM
Potret Pendidikan Di Tanah Pati
Written By Unknown on Thursday, May 2, 2013 | 12:01 PM
PatiNEWS,seputar kota pati,portal pati, hati iini adalah hari pendidikan hore... mari kita peringati mari kita upacara bendera..... hari ini kita pulang gasik/cepat ... ini adalah ungkpan kami dulu saat masih duduk di Sekolah Dasar,betapa senengnya kalau ada hari hari besar kr pasti akan pulang cepat :D.Tanpa sadah kita tidak pernah tahu exsistensi dari hari hari besar tersebut, hari ini adalah hari pendidikan nasional masih banyak persoalan yg belum terselesaikan baik masalah guru,kurikulum dan carut marutnya ujian nasional.
Tapi di pati banyak potret pendidikan yg menurut kami patut unutk di acungi jempol ini beberpa pic yg kami terima dan berhasil kami abadikan..
Tapi di pati banyak potret pendidikan yg menurut kami patut unutk di acungi jempol ini beberpa pic yg kami terima dan berhasil kami abadikan..
7:36 AM
patiNEWS,Seputar kota pati,PortalPATI,setelah kami baca teryata yg di jadikan cerita di sini adalah cerita dari bumi pati, antara rono rantai dan syeh mahdum,sebuah cerita yg membawa makna dan arti tinggi dalem.,tulisan ini saya copas dari suara merdeka,
Sekali waktu sanak kadang menyempatkan diri ndhudhah bothekan pitutur kejawen, akan ketemu wewarah yang berbunyi, ‘’Bingung ora dunung, obah kesandhung, mlangkah kedlarung.’’ Untuk mbabar makna peribahasa ini bisa kita gunakan contoh kasus Ondorante, tokoh legenda dalam ketoprak Keris Jangkung. Cerita ini pun telah dikasetkan dan sangat populer di wilayah eks Karesidenan Pati.
Konon, pada masa pemerintahan Sultan Agung, ada kawula Kadipaten Pati yang suka membuat onar. Namanya Ondorante. Kisahnya, Ondorante sering marah dan membubarkan orang-orang yang mau salat di masjid. Beduk masjid di rusak, perempuan-perempuan berjilbab diejek, dilempari batu. Berkali-kali umat Islam di desa melawan, namun selalu kalah karena kesaktian Ondorante sangat tinggi. Bahkan ketika Adipati Mangun Oneng (Adipati Pati) dan Tumenggung Sombo Pradan juga turun tangan, keduanya juga dibuat bertekuk lutut oleh Ondorante.
Akhirnya, peristiwa itu dilaporkan ke Mataram. Sultan Agung mengutus Syekh Makdum Alatas untuk menangani ontran-ontran tadi. Kepada Syekh Makdum dijanjikan, kalau bisa ngrangket Ondorante akan dihadiahi tanah untuk mendirikan pondok pesantren di Sitinggil (desa tempat Ondorante berada). Singkat cerita, setelah mereka bertemu, Syekh Makdum dan Ondorante terlibat perdebatan sengit. Dan karena Ondorante tidak mau menyadari kesalahan, maka terjadilah perang tanding. Hanya, perang tanding itu pun juga tidak menyelesaikan masalah. Sebab, kesaktian mereka seimbang. Keduanya sama-sama teguh tanggon, sama-sama memiliki segudang aji jaya kawijayan sekaligus penangkal.
Ketika sedang silih ungkih itu, tiba-tiba Syekh Makdum sadar, dan ingat pesan almarhum guru. Kemudian dia menghindar dari gelanggang dan menemui muridnya, Klinthing Wesi. Kepada si murid ia berbisik, ‘’Rumangsa lingsem aku ditantang bocah nganti padudon ngrembug bab kapitayan. Awit aku kemutan marang dhawuhe guruku biyen, menawa kapitayanmu iku kapitayanmu, kapitayanku iku kapitayanku...’’ Dengan kesadaran seperti itu Syekh Makdum segera melakukan salat makrifat. Setelah salat ia meninggal dengan tenang tanpa sebab. Konon, setelah dikubur, dari makamnya muncul keris yang dapat mengalahkan Ondorante. Keris tersebut dinamai keris Kyai Jangkung.
Dalam kisah ketoprak ini diceritakan pula mengapa Ondorante suka marah-marah terhadap orang-orang yang akan salat di masjid. Ia jengkel mendengar azan, yang oleh Ondorante bunyinya dipelesetkan menjadi: ‘’lawa bubar...lawa bubar.’’ Merusak beduk karena jengkel suaranya kok dipercaya, dan membuat orang-orang berdatangan ke masjid untuk salat. Padahal, beduk hanya terbuat dari kulit sapi. Ia juga jengkel kepada perempuan-perempuan berkerudung (berjilbab) karena tidak bisa melihat dan menikmati kecantikannya. Menurut Ondorante, pakai jilbab seperti orang mau ‘’ngundhuh tawon’’.
Dalam pandangan budaya Jawa, orang bingung digambarkan seperti ‘’kelangan keblat’’. Seluruh sikap perilakunya jadi kehilangan arah, berputar-putar tak tentu tujuan. Mau ke utara, jalannya ke selatan. Mau ke barat, langkahnya menuju timur. Dan celakanya, orang bingung jadi sering bertindak ngawur, ceroboh, grusa-grusu. Persis seperti Ondorante. Orang bingung sama halnya tengah mengalami kegelapan. Menurut kapitayan Jawa, siapa pun yang sedang kebingungan, berada dalam kegelapan, dirundung masalah yang rumit dan pelik, jangan buru-buru bergerak. Dia harus menemukan ‘’pepadhange ati’’ lebih dulu, karena mata tak lagi mampu menembus kegelapan atau masalah yang menyelimuti jiwa raganya. Soalnya, dalam puncak kebingungan, semua jadi jungkir balik. Atas jadi bawah, putih jadi merah! Nah, ketika kebingungan belum teratasi, melakukan apa pun kebanyakan hasilnya akan wurung, sia-sia. Ketika bingung, ora dunung, kemudian berbuat ceroboh sampai kesandhung dan kedlarung, akhirnya tentu hanya penyesalan yang kita rasakan. Dan untuk penyesalan seperti itu, di Jawa sudah ada unen-unen yang menunggu dan siap mengejek terang-terangan: ‘’Keduwung nguntal wedhung.’’ Memang, semua orang pernah bingung, tetapi kebingungan itu perlu dijinakkan lebih dulu sebelum berbuat, sehingga tidak menjadi batu sandungan yang membuyarkan impian dan harapan.
Kalau dionceki, tokoh Ondorante ini jelas menunjukkan tanda-tanda orang bingung. Persis unen-unen Jawa: gudel bingung. Anak kerbau yang nyrudug-nyrudug tak keruan juntrungnya karena tidak tahu dan tidak bisa menyesuaikan diri terhadap situasi kondisi yang dihadapi. Orang bingung sering juga digambarkan seperti ‘’nglangkahi oyod mimang’’. Konon, oyod mimang ada yang mengartikan akar beringin. Namun dalam pandangan lain, oyod mimang adalah akar pohon apa saja yang bentuk dan strukturnya aneh. Ujung akar membentuk belitan berkali-kali dan tidak lagi memanjang seperti lazimnya akar biasa.
(Eko Wahyu Budiyanto/CN37) Sumber
Sepengal Cerita Ondorate dan Syekh Makdum
Bingung Ora Dunung, Obah Kesandhung, Mlangkah Kedlarung
patiNEWS,Seputar kota pati,PortalPATI,setelah kami baca teryata yg di jadikan cerita di sini adalah cerita dari bumi pati, antara rono rantai dan syeh mahdum,sebuah cerita yg membawa makna dan arti tinggi dalem.,tulisan ini saya copas dari suara merdeka,
Sekali waktu sanak kadang menyempatkan diri ndhudhah bothekan pitutur kejawen, akan ketemu wewarah yang berbunyi, ‘’Bingung ora dunung, obah kesandhung, mlangkah kedlarung.’’ Untuk mbabar makna peribahasa ini bisa kita gunakan contoh kasus Ondorante, tokoh legenda dalam ketoprak Keris Jangkung. Cerita ini pun telah dikasetkan dan sangat populer di wilayah eks Karesidenan Pati.
Konon, pada masa pemerintahan Sultan Agung, ada kawula Kadipaten Pati yang suka membuat onar. Namanya Ondorante. Kisahnya, Ondorante sering marah dan membubarkan orang-orang yang mau salat di masjid. Beduk masjid di rusak, perempuan-perempuan berjilbab diejek, dilempari batu. Berkali-kali umat Islam di desa melawan, namun selalu kalah karena kesaktian Ondorante sangat tinggi. Bahkan ketika Adipati Mangun Oneng (Adipati Pati) dan Tumenggung Sombo Pradan juga turun tangan, keduanya juga dibuat bertekuk lutut oleh Ondorante.
Akhirnya, peristiwa itu dilaporkan ke Mataram. Sultan Agung mengutus Syekh Makdum Alatas untuk menangani ontran-ontran tadi. Kepada Syekh Makdum dijanjikan, kalau bisa ngrangket Ondorante akan dihadiahi tanah untuk mendirikan pondok pesantren di Sitinggil (desa tempat Ondorante berada). Singkat cerita, setelah mereka bertemu, Syekh Makdum dan Ondorante terlibat perdebatan sengit. Dan karena Ondorante tidak mau menyadari kesalahan, maka terjadilah perang tanding. Hanya, perang tanding itu pun juga tidak menyelesaikan masalah. Sebab, kesaktian mereka seimbang. Keduanya sama-sama teguh tanggon, sama-sama memiliki segudang aji jaya kawijayan sekaligus penangkal.
Ketika sedang silih ungkih itu, tiba-tiba Syekh Makdum sadar, dan ingat pesan almarhum guru. Kemudian dia menghindar dari gelanggang dan menemui muridnya, Klinthing Wesi. Kepada si murid ia berbisik, ‘’Rumangsa lingsem aku ditantang bocah nganti padudon ngrembug bab kapitayan. Awit aku kemutan marang dhawuhe guruku biyen, menawa kapitayanmu iku kapitayanmu, kapitayanku iku kapitayanku...’’ Dengan kesadaran seperti itu Syekh Makdum segera melakukan salat makrifat. Setelah salat ia meninggal dengan tenang tanpa sebab. Konon, setelah dikubur, dari makamnya muncul keris yang dapat mengalahkan Ondorante. Keris tersebut dinamai keris Kyai Jangkung.
Dalam kisah ketoprak ini diceritakan pula mengapa Ondorante suka marah-marah terhadap orang-orang yang akan salat di masjid. Ia jengkel mendengar azan, yang oleh Ondorante bunyinya dipelesetkan menjadi: ‘’lawa bubar...lawa bubar.’’ Merusak beduk karena jengkel suaranya kok dipercaya, dan membuat orang-orang berdatangan ke masjid untuk salat. Padahal, beduk hanya terbuat dari kulit sapi. Ia juga jengkel kepada perempuan-perempuan berkerudung (berjilbab) karena tidak bisa melihat dan menikmati kecantikannya. Menurut Ondorante, pakai jilbab seperti orang mau ‘’ngundhuh tawon’’.
Dalam pandangan budaya Jawa, orang bingung digambarkan seperti ‘’kelangan keblat’’. Seluruh sikap perilakunya jadi kehilangan arah, berputar-putar tak tentu tujuan. Mau ke utara, jalannya ke selatan. Mau ke barat, langkahnya menuju timur. Dan celakanya, orang bingung jadi sering bertindak ngawur, ceroboh, grusa-grusu. Persis seperti Ondorante. Orang bingung sama halnya tengah mengalami kegelapan. Menurut kapitayan Jawa, siapa pun yang sedang kebingungan, berada dalam kegelapan, dirundung masalah yang rumit dan pelik, jangan buru-buru bergerak. Dia harus menemukan ‘’pepadhange ati’’ lebih dulu, karena mata tak lagi mampu menembus kegelapan atau masalah yang menyelimuti jiwa raganya. Soalnya, dalam puncak kebingungan, semua jadi jungkir balik. Atas jadi bawah, putih jadi merah! Nah, ketika kebingungan belum teratasi, melakukan apa pun kebanyakan hasilnya akan wurung, sia-sia. Ketika bingung, ora dunung, kemudian berbuat ceroboh sampai kesandhung dan kedlarung, akhirnya tentu hanya penyesalan yang kita rasakan. Dan untuk penyesalan seperti itu, di Jawa sudah ada unen-unen yang menunggu dan siap mengejek terang-terangan: ‘’Keduwung nguntal wedhung.’’ Memang, semua orang pernah bingung, tetapi kebingungan itu perlu dijinakkan lebih dulu sebelum berbuat, sehingga tidak menjadi batu sandungan yang membuyarkan impian dan harapan.
Kalau dionceki, tokoh Ondorante ini jelas menunjukkan tanda-tanda orang bingung. Persis unen-unen Jawa: gudel bingung. Anak kerbau yang nyrudug-nyrudug tak keruan juntrungnya karena tidak tahu dan tidak bisa menyesuaikan diri terhadap situasi kondisi yang dihadapi. Orang bingung sering juga digambarkan seperti ‘’nglangkahi oyod mimang’’. Konon, oyod mimang ada yang mengartikan akar beringin. Namun dalam pandangan lain, oyod mimang adalah akar pohon apa saja yang bentuk dan strukturnya aneh. Ujung akar membentuk belitan berkali-kali dan tidak lagi memanjang seperti lazimnya akar biasa.
(Eko Wahyu Budiyanto/CN37) Sumber
1:10 PM
sumber : http://adf.ly/O5qnX
dan ini adalah bagan prosedur kepengurusan mulai dari pemasukan berkas dan lain lain :
Sumber
Perizinan Di Kab Pati
Written By Unknown on Tuesday, April 30, 2013 | 1:10 PM
Portal kota pati,Seputar kota pati,Pati_News Kali ini kita coba membahas tentang tetek bengeg masalah perizinan di kab pati,tulisan ini muncul di latar belakangi dengan banyaknya masyarakat yang bertanya tentang masalah perizinan, baik pertanyaan secara onlain maupun secara op lain, dan dalam penulisan ini penulis hanya mensyare pengetahuan yang penulis ketahui melalui diskusi diskusi dan melalui pengalaman pengalaman dalam pengurusan perizinan.
pertama adalah di mana sih kantor perizinan itu ...? ini adalah pertanyaan umum yang biasanya di tanyakan pertama kali. kantor dinas perizinan sejak sekitaran tahun 2000an telah di jadikan satu satu atap satu pintu agar memudahkan proses perizinan, kantor dinas perizinan terpadu adalah di Jl. Tombronegoro no.1 Pati Tlp.
|
| Syarat Perizinan : 1. Kartu Tanda Penduduk (Fotocopy). 2. Nomor Pokok Wajib Pajak (Fotocopy). 3. Akte Pendirian Perusahaan (Fotocopy). 4. Uraian Rencana Proyek (Proposal). 5. Surat Persetujuan Penanaman Modal bagi PMA/PMDN (Fotocopy). 6. Sketsa gambar lokasi tanah. 7. Bukti Kepemilikan tanah (Fotocopy). |
Izin Perubahan Tanah | ||||||
| Syarat Perizinan : 1. Kartu Tanda Penduduk (Fotocopy). 2. Permohonan izin perubahan penggunaan tanah. 3. Bukti Hak Atas Tanah (Fotocopy). 4. Surat Penyataan tujuan Penggunaan Tanah. 5. Bukti Pelunasan PBB (Fotocopy).
|
Izin Usaha Industri |
| Persyaratan Perizinan : 1. Fotocopy KTP Dewan Direksi dan Komisaris. 2. Akta Pendirian Perusahaan (Fotocopy). 3. Keputusan perizinan yang berkaitan dengan pendirian perusahaan (Fotocopy). 4. Nomor Pokok Wajib Pajak (Fotocopy). 5. Neraca Perusahaan. |
Tanda Daftar Perusahaan |
| Peryaratan Perizinan : 1. Perseroan Terbatas (PT) a. Akte Pendirian perseroan (foto copy) b. Data akte pendirian perseroan yang telah diketahui departemen yang berwenang (foto copy) c. Akta perubahan pendirian perseroan (bila ada) (foto copy) d. Keputusan pengesahan sebagai badan hukum (foto copy) e. Kartu Tanda Penduduk atau Paspor Direktu Utama / Penanggung jawab perusahaan (foto copy) f. Izin usaha / surat keterangan yang dipersamakan dengan itu. (foto copy) g. NPWP (foto copy) 2. Koperasi a. Akte pendirian koperasi (foto copy) b. Pengesahan badan hukum dari pejabat yang berwenang (foto copy) c. Kartu Tanda Penduduk pengurus (foto copy) d. Izin usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu. (foto copy) 3. Persekutuan Komanditer (CV) a. Akte pendirian perusahaan (foto copy) b. Kartu Tanda Penduduk penanggung jawab / pengurus (foto copy) c. Izin Usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu. (foto copy) 4. Firma (Fa) a. Akte Pendirian Perusahaan (bila ada)- (foto copy) b. Kartu Tanda Penduduk penanggung jawab (foto copy) c. Izin Usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu. (foto copy) 5. Perorangan a. Kartu Tanda Penduduk penanggung jawab (foto copy) b. Izin Usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu. (foto copy) c. Surat keterangan dari Kepala Desa/ Lurah, kepala pasar / kepala terminal. (fotocopy) 6. Pembukaan Kantor Cabang, Kantor Pembantu, Anak Perusahaan, Agen dan Perwakilan Perusahaan a. Akte Pendirian Perusahaan (bila ada)- (foto copy) b. Kartu Tanda Penduduk Pemilik / penanggung jawab (foto copy) c. Izin Usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu. (foto copy) d. Surat penunjukan sebagai Kantor Cabang, Kantor Pembantu, Anak Perusahaan, Agen dan Perwakilan Perusahaan. |
Izin Perluasan Industri | |||||
| Persyaratan Perizinan : 1. Kartu Tanda Penduduk Pemilik/Direktur (Fotocopy). 2. Tanda Daftar Industri/ Izin Usaha Industri (Fotocopy). 3. Rencana perluasan industri. 4. Nomor Pokok Wajib Pajak, bila mempunyai (Fotocopy
|
Waktu Penyelesaian Izin
No
|
Jenis Izin
|
Waktu Proses
|
Keterangan
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
|
Izin Gangguan
Izin Melewati Jalan Terlarang
Izin Menutp Jalan
Izin Penggalian Dana
Izin Penggunaan Alun-alun
Izin Reklame : Spanduk
: Baliho
Izin Lokasi
Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
Izin Usaha Industri (IUI)
Tanda Daftar perusahaan (TDP)
Tanda Daftar Industri (TDI)
Tanda Daftar Gudang (TDG)
Izin Penambangan Daerah (SIPD)
Izin Penggilingan Padi Huller dan
Penyosohan Beras
Izin MendirikanTempat Ibadah
|
12 Hari
1 Hari
1 Hari
2 Hari
3 Hari
1 Hari
12 Hari
12 Hari
12 Hari
3 Hari
7 Hari
3 Hari
3 Hari
3 Hari
7 Hari
3 Hari
14 Hari
|
Spanduk,umbul-umbul,layar toko,stiker.
Baliho,Billboard, Megatron.
|
dan ini adalah bagan prosedur kepengurusan mulai dari pemasukan berkas dan lain lain :
Bagan Prosedur Perizinan |
![]()
Keterangan :
1. Penyampaian Berkas.
2. a. Permohonan lengkap dikoordinasikan dan dilaksanakan pemeriksaan oleh Tim Teknis
b. Permohonan tidak lengkap dikembalikan. 3.b. Atas dasar rapat koordinasi dan pemeriksaan lapangan, Tim Teknis menolak untuk menerbitkan izin dengan disertai alasan penolakan. 4.a. Konsep keputusan izin dan atau piagam disampaikan kepada Kasi Perizinan guna dimohonkan tanda tangan kepala kantor. 4.b. Petugas menerbitkan SKRD. 5.a. Penandatanganan Keputusan Izin dan atau Piagam oleh Kepala Kantor. 5.b. Pembayaran retribusi izin. 6. Keputusan izin dan piagam dikembalikan kepada petugas lewat Kasi Perizinan. 7. Penyampaian bukti pembayaran retribusi. 8. Penyerahan Keputusan Izin dan atau Piagam kepada pemohon.
Mungkin ini bisa berguna bagi kita semua minimal menjadi wacana kita dalam mengurus perizinan di kota tercinta ini pati,.dan kami harapkan teman teman semua dalam mengurus perizinan untuk di urus sendiri tidak melalui calo dan pihak ketiga jadi kita tahu bener prosedur pengurusanya, Mari kita coba rubah pola pikir kita bahwa hidup ini indah tanpa nepotisme dan korupsi,mari kita gerak kan budaya bersih untuk generasi penerus dan pati lebih baik.
|



































